
1. Sirkuit pelatihan mengemudikan kendaraan bermotor roda 2
Pembangunan fasilitas sarana pelatihan tehnik mengemudi bagi pengendara roda 2 meliputi :
a). Fasilitas pelatihan ketrampilan mengemudi dengan cara Zig-zag.
b) Fasilitas pelatihan tata cara mengendalikan keseimbangan dan sensorik cara berfikir dalam mengendarai kendaraan roda 2 dalam bentuk angka delapan.
c) Tehnik pengereman bagi pengendara kendaraan roda 2
d) Fasilitas pelatihan etika mengemudikan kendaraan dijalan umum pada perempatan, pertigaan dan tata cara mendahului dan lain sebagainya.
e) Fasilitas pelatihan tata cara parkir dan pemahaman rambu-rambu lalu lintas.
2. Sirkuit pelatihan mengemudikan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih
Sirkuit pelatihan mengemudikan kendaraan bermotor roda 4 atau lebih dengan materi pelatihan :
a) Pelatihan tehnik mengemudikan kendaraan roda 4 atau lebih dengan cara Zig-zag.
b) Pelatihan tehnik mengemudikan kendaraan bermotor pada rambu-rambu lalu lintas, traffic light, cara parkir dan lain sebagainya.
c) Pelatihan reaksi pengereman dan menghindar dalam kondisi darurat.
ci) Tehnik mengemudi diturunan dan tanjakan
3. Pelajaran teori etika mengemudi dalam berkendara
Tahap pertama pelatihan, terhadap peserta diberikan pengetahuan teori tentang etika berlalu lintas, pemahaman makna dan arti rambu-rambu lalu lintas, dengan cara menyaksikan film pengetahuan berlalu lintas. Setelah itu dilakukan pelatihan uji AVIS untuk mengetahui kemampuan baik pengetahuan tehnik mengemudi maupun etika dalam berlalu lintas.

4. Simulator mengendarai kendaraan roda 2 dan roda 4 atau lebih.
Pelatihan simulator mengendarai roda 2 dan roda 4 sangat penting, mengingat dalam pelatihan simulator tersebut materi yang dilatihkan sangat lengkap mulai dari pengetahun tehnik mengemudi, uji reaksi dalam mengemudi dan kecepatan daya pikir untuk mengambil keputusan secara cepat dan benar dalam menghadapi situasi lalu lintas saat mengemudikan kendaraan bermotor.
5. Sircuit mini road race, slallom test dan sprint test
Mengingat fasilitas olah raga otomotif khususnya road race dan slallom test di Propinsi Sultra belum ada, sehingga untuk menyalurkan bakat dan hobby olah raga otomotif khususnya road race, sllalom test dan sprint test. Maka kawasan Sultra Safety Driving Center (SSDC) dapat dimanfaatkan sebagai sirkuit mini road race dan slallom test.
Dengan harapan aksi kebut-kebutan dijalan raya yang membahayakan pemakai jalan lain bisa ditekan dan hobby olah raga otomotif dapat tersalurkan, sehingga dari arena ini diharapkan akan muncul bibit unggul pembalap motor dari Sultra.
 
6. Sarana Kendaraan latihan
Sebagai sarana pelatihan mengemudi baik kendaraan roda 2 ataupun roda 4 atau lebih, maka perlu diadakan fasilitas kendaraan pendukung dalam proses belajar dan mengajar pada Sultra Safety Driving Center sebanyak :
a. Kendaraan praktek mengemudi roda 2 sebanyak : 10 unit
b. kendaraan praktek mengemudi road 4 sebanyak : 5 unit
c. Kendaraan praktek mengemudikan kendaraan roda 6 atau lebih sebanyak : 2 unit.Sultra
Safety Driving Centre - Indonesia
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar